Belum Menemukan Jawaban ?
Yuk mulai chat di whatsapp dengan tim customer care kami
DENPASAR, Bali – Laga apik tersaji di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar pada Kamis, 24 Maret 2022 pukul 16.15 WITA. Laga yang mempertemukan tim tuan rumah PS Barito Putera dan Persita Tangerang di pekan ke-33 gelaran kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Ini adalah pertemuan kedua Barito Putera dan Persita di musim ini. Di putaran pertama, Persita harus mengakui keunggulan Barito Putera dengan skor 0-1 pada Desember 2021 lalu.
Mengincar target poin penuh, Persita menurunkan skuad terbaiknya. Meski begitu Persita harus kehilangan beberapa pemain kuncinya di pertandingan ini karena cedera. Dua bek handal, Agung Prasetyo dan Syaeful Anwar harus absen. Diganti Obet Choiri, Achmad Faris dan Dedy Gusmawan di lini belakang.
Menampilkan laga atraktif sejak awal, kedua tim menunjukkan kemampuan terbaiknya demi raihan angka. Namun keberuntungan belum jadi milik Persita sore ini. Pertandingan pun berakhir dengan kekalahan Persita dengan skor akhir 2-0. Rekor tak terkalahkan Persita selama tujuh pertandingan pun resmi terpatahkan sore ini.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Menit pertama langsung ada peluang dari tendangan pojok yang dilesatkan Harrison Cardoso. Namun posisi Bae Sin Yeong yang dituju belum terlalu sempurna untuk eksekusi. Tempo sedang pun dilakukan tim Persita sejak menit-menit awal. Meski bermain tanpa beban dan dipastikan tetap bertahan di Liga 1, namun Persit apunya misi khusus untuk bisa memperbaiki peringkat di klasemen.
Menit ke-5 Rendy Oscario melakukan penyelamatn epic dengan mengamankan bola tendangan dari on target dari Bruno Matos. Sementara gawang Persita masih aman. Menit ke-9 Toha mengirimkan umpan baik dari sisi kanan lapangan mengarah ke Taylon yang dekat dengan tiang kedua gawang. Namun ada intercept pemain belakang lawan yang menggagalkan upaya mencetak gol bagi Persita. Dua menit setelahnya kembali terbuang peluang dari kaki Taylon setelah di-intercept kembali oleh Renan Alves. Padahal posisi Taylon sudah ada di mulut gawang.
Hingga menit ke-25, Persita masih berusaha menusuk ke pertahanan lawan dan menciptakan peluang, tapi belum ada peluang yang bisa dikonversi jadi gol. Menit ke-27 Edo langsung melakukan tendangan on target langsung mengarah ke gawang lawan, namun bisa ditepis oleh kiper.
Menit ke-34 ada unpang terobosan dari Harrison Cardoso di lini tengah langsung menuju Taylon Correa di lini depan. Sayang sebelum Taylon bisa mengeksekusi bola, posisinya sudah terlebih dahulu terjebak offside. Menit ke-40 Taylon sebenarnya bisa menjebol gawang lawan namun wasit menganulir gol tersebut karena wasit sudah memutuskan posisinya sudah terjebak offside. Hingga turun minum tak ada gol tercipta di kedua kubu. Skor bertahan kacamata 0-0.
Jalannya Pertandingan Babak Kedua
Kedua tim langsung memulai babak kedua dengan tempo yang lebih tinggi. Persita langsung mendapatkan peluang dari tendangan Hamdi meski masih meleset. Sementara Barito Putera pun langsung mencetak dua peluang di lini pertahanan Persita. Menit ke-52 Rendy kembali menyelamatkan gawang Persita dengan bergerak cepat mengamankan bola datar dari Bruno Matos yang mengarah langsung ke gawang.
Dua menit setelahnya kerja sama apik dari Harrison dan Taylon nyaris membuahkan gol untuk Persita setelah kemelut di depan gawang lawan. Sayang belum juga bisa menjebol gawang dan mengubah skor.
Meski banyak peluang tercipta, tapi Persita justru kebobolan lebih dulu di menit ke-59 dari tendangan langsung Bayu Pradana yang bisa menjebol gawang yang dijaga Rendy Oscario. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan sementara Barito Putera.
Menit ke-65 Persita melakukan dua pergantian pemain sekaligua. Taylon dan Hamdi keluar digantikan Andre Agustiar dan Rishadi Fauzi. Dan berselang dua mint, kembali dua pergantian pemain dilakukan. Ricki Ariansah dan Jack Brown masuk menggantikan Achmad Faris dan Harrison Cardoso. Namun menit ke-70 kembali Persita kebobolan setelah gerakan bangunan serangan dari lini tengah lawan. Skor berubah 2-0 untuk keunggulan Barito Putera.
Menit ke-80 ada kesempatan dari tendangan balik Jack Brown di dalam kotak penalti. Namun sayang meski on target, masih terlalu lemah untuk bisa menjebol gawang lawan. Menit ke-85 kembali sepakan meleuk keras yang dilesatkan Edo Febriansah nyaris bisa menjebol gawang lawan. Namun sayang masih sedikit melebar.
Menit ke-87, Persita memasukkan Ahmad Nur Hardianto untuk menggantikan Kasim Botan. Namun belum bisa mengubah keadaan seperti yang diinginkan. Hingga peluit akhir dibunyikan, Persita belum bisa mengejar ketertinggalan. Skor tetap 2-0 untuk keunggulan Barito Putera.
Hasil yang Sangat Disayangkan
Menanggapi hasil yang kurang baik untuk kubu Persita sore ini, Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro mengaku Persita banyak dirugikan dengan keputusan pengadil. Tapi apapun itu Widodo melihat anak asuhnya bermain baik dan bisa mengembangkan permainan dengan baik pula. “Tadi pertandingan di awalnya memang cukup bagus ya. Kalau menurut saya Persita mampu berkembang dan tercipta tadi gol. Kalau menurut saya itu 1000 persen itu tidak off-side karena bola ada bola crossing off-side tidak ada itu. Tapi ya gimana lagi. Itu kembali lagi kepada wasit ya yang memutuskan. Nanti juga kan ada rekamannya. Terus ada beberapa pelanggaran yang mestinya akumulasi kartu tadi tidak diakumulasi. Tapi itu kembali lagi nanti wasit atau PT LIB yang melihat. Jadi kami cuma berharap ke depannya terus ditingkatkan lagi kimerja-kinerja daripada wasit,” ujar Widodo tegas.
Terkait gol pertama Persita yang dianulir wasit, Widodo mengaku kecewa. Tapi aia seperti sudah bisa memprediksi hal-hal seperti ini kemungkinan akan terjadi. Karena itu sejak awal ia sudah mengantisipasi timnya. “Saya sudah bicara pada pemain utnuk antisipasi masalah-masalah yang begitu. Tapi kan kita tidak tahu, kembali lagi ke pemain ya apakah dia terpengaruh apa tidak. Yang jelas kami sudah memainkan permainan yang cukup bagus tadi ya. Dan akhirnya kami tidak bisa mempertahankan itu. Dan kami akui kami memang kalah pada hari ini. Dan selamat buat Barito. Saya sih berharap ke depannya tetap kinerja-kinerja wasit untuk LIB atau PSSI tetap diperbaiki ntuk sepak bola kita,” tambahnya lagi.
Sementara itu, perwakilan pemain, Muhammad Toha menyebut ia sangat menyayangkan tak ada poin yang bisa diamankan Persita dari pertandingan tadi sore. Karena ia sendiri menilai permainan skuadnya sudah cukup bagus dan berpotensi untuk menang. “Untuk pertandingan sore hari ini menurut saya sangat disayangkan ya karena kita meraih kekalahan. Karena kita bermain dengan baik. Ada beberapa peluang yang tidak bisa kita maksimalkan. Selanjutnya ada keputusan-keputusan wasit yang mungkin merugikan kita,” kata pemain yang juga menjabat sebagai kapten di pertandingan hari ini.
Toha pun pasrah dan menganggap memang belum rezeki Persita untuk bisa membawa pulang tiga poin di pekan ke-33 ini. “Intinya saya kurang menurut saya sangat disayagkan lah pertandingan hari ini. Karena saya yakin banget untuk bisa memenangkan pertandingan pada hari ini. Karena melihat permainan kita juga menguasai dengan baik. Banyak peluang namun memang mungkin belum rezekinya.”
Ruko Graha Boulevard Blok B No.20, Jalan Gading Serpong, Klp. Dua, 15810, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810, Indonesia
Info Kontak TentangProfessional Football Club based in Tangerang Regency. Playing in Liga 2 Indonesia.