Banyak Peluang, Persita Gagal Menang
Senin, 6 April 2020
Share With :

PAKANSARI, Bogor – Pertandingan pekan ketiga Shopee Liga 1 2020 tersaji apik di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu, 15 Maret 2020, mempertemukan dua saudara, Persikabo melawan Persita Tangerang. Pertemuan yang juga sudah ditunggu-tunggu penggemar kedua kubu.

Namun sayang, meski datang dengan kekuatan penuh dan persiapan yang cukup matang, dewi fortuna belum berpihak pada Persita selaku tim tamu. Meski penguasaan bola dan dominasi permainan dimiliki Persita, namun keberuntungan masih jadi milik tuan rumah, Persikabo. Persita mau tak mau harus mengakui keunggulan Persikabo dengan skor akhir 3-1. Satu-satunya gol Persita dicetak oleh pemain yang baru bergabung pekan lalu, Raphael Maitimo di menit ke-83.

Sejak awal sebenarnya permainan sungguh jadi milik kubu Persita. Terlalu banyak peluang di menit awal yang tercipta, namun tak satupun bisa dikonversi jadi gol. Di menit kedua saja, Edo sudah mencoba menerobos gawang Persikabo meski masih terlalu lemah. Namun di antara usaha dan peluang yang tercipta, Pendekar Cisadane justru dikagetkan dengan gol cepat Persikabo dari proses counter attack yang sigap. Di menit ketujuh, skor berubah 1-0 untuk keunggulan lawan.

Setelah kebobolan, peluang Persita tidak berkurang. Malah semakin menjadi. Salah satunya di sekitar menit ke-14 saat Ade Jantra berhadapan langsung dengan kiper, namun bola yang ditendangnya masih melambung ke atas mistar gawang. Kesempatan emas pun melayang. 

Persikabo, sebaliknya, meski miskin peluang, namun selalu bisa memanfaatkan counter attack yang berubah jadi serangan yang cukup membahayakan. Beberapa kali pula setelahnya pemain Persita mendapatkan kembali peluang demi peluang, namun tak membuahkan hasil. Hingga turun minum, skor tetap 1-0 untuk Persikabo.

Memasuki babak kedua, Persita berbenah. Riky Kayame ditarik keluar digantikan Sirvi Arvani demi memberkuat daya gedor. Lagi dan lagi, peluang banyak tercipta. Namun proses bangunan serangan dan taktikal Persita lagi-lagi harus buyar saat gol kedua Persikabo tercipta di menit ke-55. Ketinggalan dua gol, terlihat Persita mulai kewalahan dan frustasi karena dari sekian banyaknya peluang, malah tim harus kebobolan dua gol. 

Di menit ke-69, usai kemelut di depan gawang Persikabo, gol Persita sempat tercipta, meski akhirnya dianulir karena off side. Di babak ke-89, Persita kembali mengubah taktik dan strategi. Samsul Arif ditarik keluar, Syaeful Anwar masuk dan Hamka maju ke lini depan demi mempertajam serangan. Persikabo, di lain pihak, tetap bermain tertutup dengan pertahanan yang sangat rapat. 

Kebuntuan Persita akhirnya berakhir saat Raphael Maitimo mencetak gol di menit ke-83. Gol yang sedikit mengangkat moral dan semangat Pendekar Cisadane, meski akhirnya harus kembali menelan pil pahit karena berselang semenit, Persikabo kembali membobol gawang Persita. Hingga menit-menit akhir pun, kedua tim tak mengendurkan serangan. Namun skor betrahan 3-1 hingga peluit akhir dibunyikan.

Menanggapi kekalahan perdana di kompetisi Shopee Liga 1 2020, Pelatih Kepala Persita, Widodo C. Putro mengakui bahwa permainan Persikabo yang cenderung tertutup dengan lini pertahanan yang rapat memang menyulitkan anak asuhnya yang diinstruksikan bermain terbuka.

“Selamat buat Tira Persikabo yang telah memenangkan pertandingan pada malam ini. Saya pernah bicara sebelumnya bahwa siapa yang bisa memanfaatkan peluang, dia yang bisa memenangkan pertandingan. Ternyata Tira Persikabo bisa memanfaatlan peluang di awal-awal menit. Meskipun begitu kita tetap main terbuka dan kita memang dari awal juga menekan terus. Saya juga sudah bicara dengan pemain, apa yang mestinya membongkar pertahanan compact defend itu, salah satunya shooting. Terbukti tadi kita gol satu dari shooting-nya Maitimo. Kedua, pancing mereka supaya mereka bisa keluar dengan ball posession. Tapi ini tidak terlaksana karena memang buru-buru karena memang waktunya juga sudah hampir selesai. Makanya pemain sering bola-bola langsung ke depan. Terus yang ketiga ball watching. Tadi gol ketiga pemain kami Edo hanya melihat bola, tidak melihat pemain yang datang. Tapi overall kerja keras pemain saya apresiasi mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi,” ungkap Widodo usai pertandingan.

Permainan Persikabo yang terbuka memang sejak awal sudah diantisipasi Widodo dan staf pelatihnya. Dan shooting seharusnya menjadi solusi untuk memecah pertahanan lawan yang rapat. Namun apapun hasilnya, ini akan menjadi bahan evaluasi yang baik untuk tim Persita ke depannya.

“Memang kalau melihat Tira Persikabo kan karena kita main terbuka, jadi di sini banyak ruang. Sedangkan kalau Tira mainnya closed, dia compact. Jadi memang tidak ada ruang di situ. Itu yang tadi kita sudah bicara pada pemain, salah satunya shooting jarak jauh untuk memecah kebuntuan. Jadi saya kira hal-hal itu ada suatu taktikal yang harus kita pecahkan. Gimana kalau pertahanan lawan itu rapat, compact defend. Itu nanti yang akan kita evaluasi.”

Sementara itu, Hamka Hamzah, perwakilan pemain Persita yang juga bertindak sebagai Kapten di pertandingan malam ini menyebut Pendekar Cisadane sedikit kurang beruntung saat laga kandang ini. “Ya kembali lagi, bukan rezeki Persita. Tapi kita akan, seperti yang pelatih bilang, ke depannya kita akan memberikan yang terbaik dan melakukan evaluasi. Karena faktor main bola bukan hanya skill, tapi keberuntungan juga harus ada. Jadi ke depan ini semua, di mana di sini ada libur, jadi dimanfaatkan untuk betul-betul memantapkan tim lagi jadi ke depannya bisa memberikan yang terbaik,” ungkap pemain bernomor punggung 23 ini.

Hamka mengakui, Persita bukannya tak unggul. Dari segi ball posession dan peluang, Persita lebih unggul. Namun keberuntungan yang belum memihak. “Kalau sulit sih enggak ya. Karena main bola bukan hanya satu dua orang. Di mana bola yang dia masukkan adalah bola-bola counter dri PS Tira. Di mana kita salah passing, akhirnya direbut, counter. Nah kesalahan itu mungkin Pak Wid akan mengevaluasi lagi. Karena saya rasa ball posession kita menang, peluang pun banyak.”

Di akhir pembicaraan, Hamka juga sedikit memberi masukan pada rekannya pemain asing di Persita yang diharapkan bisa lebih cepat lagi beradaptasi dengan permainan tim. “Seperi dibilang tadi, pemain asing kita belum memberikan kontrobusi besar ya, mungkin baru awal-awal. Semoga ke depannya mereka bisa memberikan lebih. Karena pemain asing adalah pemain yang di atas dari pemain lokal. Jangan sampai mereka di bawah pemain lokal.”

Setelah pertandingan pekan ketiga ini, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kompetisi akan dihentikan sejenak hingga awal April. Jika masih sesuai dengan jadwal semula, seharusnya Persita akan kembali ke Tangerang dan bersiap menjamu tim tamu Persib Bandung di laga kandang pekan keempat Shopee Liga 1 2020, Minggu, 5 April mendatang.


Persita Berambisi Bawa Pulang Poin dari Bogor
Antisipasi COVID-19, Persita Tunda Jadwal Latihan
Next Match
STANDINGS SHOPEE LIGA 1 2020
Post Team Match Point
1 Persib 3 9
2 Bali United 3 7
3 Borneo FC 3 6
4 Persipura 3 6
5 PSM 3 5
14 Persita Tangerang 3 2

Official Sponsors

Info Persita

Alamat

Ruko Graha Boulevard Blok B No.20, Jalan Gading Serpong, Klp. Dua, 15810, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810, Indonesia

Info Kontak Tentang

Professional Football Club based in Tangerang Regency. Playing in Liga 2 Indonesia.

Sitemap

Sign Up For Persita Newsletter

Jangan Sampai Terlewat ! Subscribe Newsletter PERSITA dan kamu akan mendapatkan berita terbaru tentang PERSITA dan dikirim langsung ke kotak masuk kamu!