Belum Menemukan Jawaban ?
Yuk mulai chat di whatsapp dengan tim customer care kami
DENPASAR, Bali – Memasuki pekan ke-24 gelaran BRI Liga 1 2021/2022, Persit akembali dipertemukan dengan tim tuan rumah Persikabo 1973 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali pada Jumat, 11 Februari 2022 pukul 16.15 WITA. Pertemuan kedua antara kedua tim musim ini. Di putaran pertama, Persita meraih poin penuh dengan skor akhir pertandingan 2-1.
Berharap hasil serupa, Persita menurunkan kekuatan penuhnya. Tak banyak yang berubah dari starting eleven pekan lalu. Dhika Bayangkara tetap dipercaya menjadi penjaga pertahanan terakhir. Sementara Taylon Correa tetap jadi penyerang utama, di-support oleh lini tengah yang berisi Harrison Cardoso, Bae Sin Yeong dan Ricki Ariansyah. Sementara di sayap ada dua senjata andalan Persita, Irsyad Maulana dan Kasim Botan. Di lini belakang, Agung Prasetyo masih absen karena pemulihan. Ada M. Toha, Edo Febriansah, Dedy Gusmawan dan Syaeful Anwar yang siap menghalau serangan lawan.
Sejak menit awal, pertandingan berlangsung atraktif dan ketat. Kedua tim saling jual beli serangan. Persita yang memerlukan poin penuh untuk bisa memperbaiki peringkat di klasemen sementara pun berusaha menampilkan permainan terbaiknya. Kerja keras selama 90 menit pun diganjar poin. Meski belum meraih kemenangan, satu poin ini tentu disyukuri. Pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol tunggal Persita di pertandingan ini dicetak oleh Bae Sin Yeong di menit ke-72.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Ditekan di menit-menit awal, Persita langsung merespon dengan build up dan kontrol bola. Namun tampakanya Pendekar Cisadane belum menemukan pola permainan terbaiknya dan masih berusaha membaca pergerakan lawan. Peluang perdana Persita baru muncul di menit ke-6 saat Yeong berusaha menendang keras dari luar kotak penalti, tapi masih melambung dari mistar gawang.
Menit ke-10 ada peluang dari tendangan bebas, namun sayang tendangan melengkung Harrison belum bisa langsung menembus gawang lawan. Tiga menit setelahnya kembali ada peluang dari sisi kiri lapangan saat Taylon menerima umpan dari Irsyad dan melahirkan crossing, namun tidak mampu menggetarkan jala gawang lawan.
Memasuki menit ke-20, penguasaan bola masih berimbang. Kedua tim saling bergantian membangun serangan. Namun berkali-kali pula pertahanan Perista digempur lawan. Menit ke-28 ada peluang cantik yang datang dari pergerakan Irsyad-Taylon, namun sayang dihentikan oleh peluit wasit karena dianggap Persita melakukan pelanggaran.
Menit ke-36 drama di depan gawang Persikabo terjadi saat tendangan langsung Irsyad mengenai tiang dalam gawang dan memantul namun masih sedikit di luar garis gol. Belum juga ada gol tercipta. Nyaris sekali!
Tapi mimpi buruk Persita justru dimulai di menit ke-43. Diawali dari dua tendangan sudut, akhirnya gawang Persita dijebol oleh tendangan keras Ciro Alves. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan lawan. Hingga babak pertama berakhir, tidak ada perubahan skor.
Jalannya Pertandingan Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persita langsung melakukan pergantian pemain. Ahmad Nur Hardianto dan Andre Agustiar masuk menggantikan Taylon Correa dan Irsyad Maulana. Dan serupa seperti babak pertama, babak kedua pun Persita memulai pertandingan dengan serangan langsung dari lawan. Namun gawang Dhika masih bisa diamankan.
Baru berjalan 3 menit, Persita kembali digempur dari pemain depan lawan yang terlepas sendiri. Untungnya Dhika melakukan penyelatam blocking luar biasa. Menit ke 50 ada dua kesempatan berturut-turut yang menghampiri Persita, namun Nur dan Toha yang sama-sama melakukan tendangan langsung tidak membuahkan gol.
Sepuluh menit berlangsung laga di babak kedua, tendangan sudut dari Harrison belum membuahkan peluang. Semenit kemudian Andre Agustiar melakukan shot on goal tapi masih bisa ditepis kiper lawan.
Menit ke-62 berturut-turut ada dua kali kemelut di depan gawang lawan namun tak satu pun bisa melahirkan peluang yang berbuah gol. Persita masih belum bisa mendobrak pertahanan lawan.
Namun baru lah menit ke-72 ada perubahan skor setelah Bae Sin Yeong menjebol gawang lawan dari crossing tendangan sudut Harrison. Skor berubah 1-1. Menit ke-82, tendangan bebas yang dieksekusi Andre angsung mengarah ke tiang jauh lawan, namun masih bisa diamankan.
Menit 83, dua pemain kembali digantikan. Miftahul Hamdi dan Taufiq Febrianto masuk menggantikan Ricki Ariansyah dan Harrison Cardoso. Hingga menit terakhir waktu normal, Persita terus melakukna gempuran dan serangan. Di perpanjangan waktu menit pertama, Kasim Botan keluar digantikan Jack Brown.
Namun hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada perubahan skor. Kedua tim berbagi poin di laga pekan ke-24 ini. Skor 1-1 mengakhiri pertandingan.
Perbaiki Kerja Sama Depan Gawang
Hanya bisa raih hasil imbang di pekan ke-24 ini tidak mengecilkan hati tim Persita. Bagaimana pun juga, setiap poin yang diraih tentu bisa berkontribusi pada posisi Persita di klasemen sementara. Begitu pula yang dituturkan Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro. “Terima kasih kepada pemain yang telah bekerja keras meskipun kita kepinginnya sih kita menang, tapi hasil ternyata kita 1-1. Tapi ini patut kita syukuri juga karena kita tetap dapat poin,” kata Widodo usai pertandingan.
Ke depannya, Persita akan menghadapi Arema FC di pekan ke-25. Widodo pun berjanji akan melakukan evaluasi, terutama soal finishing. “Tentunya nantinya saya lihat permainan tadi banyak peluang yang kita ciptakan dan akan kita tingkatkan lagi kerja samanya untuk pertandingan berikutnya. Terutama kerja sama di depan gawang lawan.”
Sementara itu, perwakilan pemain, Jack Brown yang di pertandingan ini baru masuk di masa injury time ini juga melihat betapa rekan-rekannya sudah bekerja keras untuk mendapatkan satu poin. “Pertandingan sore ini bagus sekali dan pemain kerja keras. Kita ada banyak peluang dan saya nonton pertandingan dan banyak belajar untuk ke depannya. Dan saya terima kasih untuk Coach buat kasih saya kesempatan dan saya step by step karena saya habis cedera jadi saya masa depan saya semoga bisa step by step dapat waktu lagi dan kasih yang terbaik untuk Persita,” ujar pemain bernomor punggung 99 ini.
Ditanya pengalamannya selama bergabung dengan Persita apakah berbeda dari saat itu bermain di Eropa, Jack tak berkomentar banyak. “Kalau di luar, tim beda pasti taktiknya beda. Tapi saya suka sekali sama pelatih Coach Widodo dan saya belajar tiap hari di latihan dan nonton. Dan saya kalau perbedaan sih tidak terlalu banyak dari di Eropa dan di sini.”
Ruko Graha Boulevard Blok B No.20, Jalan Gading Serpong, Klp. Dua, 15810, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810, Indonesia
Info Kontak TentangProfessional Football Club based in Tangerang Regency. Playing in Liga 2 Indonesia.