Last Match
1 - 1
PEKAN #7 BRI LIGA 1 2021/2022

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:15 WIB

Next Match
STANDINGS BRI LIGA 1
Post Team Match Point
1 Bhayangkara FC 7 16
2 PSIS 7 15
3 Persib 7 13
4 Persija 6 10
5 Persib 6 10
8 Persita Tangerang 6 8

News Selengkapnya

Latest News
Laga Perdana Series 2, Persita Bungkus Satu Poin

MAGELANG, Jawa Tengah –Di laga perdana Series 2 BRI Liga 1 2021/2022, skuad Persita Tangerang memastikan mengamankan satu poin sebagai tim tuan rumah. Persita bermain imbang melawan tim tamu Persiraja di laga yang berlangsung di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 16 Oktober 2021 pukul 15.15 WIB.

Satu poin diraih walaupun Persita tidak menurunkan banyak Pendekar andalannya. Edo Febriansah, Irsyad Maulana dan Ahmad Nur Hardianto harus absen karena akumulasi kartu. Sementara Harrison Cardoso, Pendekar asing asal Brasil juga masih dalam proses pemulihan dari cedera. Ditambah lagi, Adittia Gigis Hermawan dan Rifky Dwi Septiawan pun harus absen karena sedang menjalani proses seleksi calon TNI.

Meskipun begitu, Persita berusaha menunjukkan performa terbaiknya meski mengakhiri pertandingan 2x45 menit, dengan skor imbang 1-1. Bukan hasil yang diinginkan, tapi Persita harus puas dengan satu poin kali ini. Satu-satunya gol Persita dicetak oleh Alex Goncalves.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Pertandingan dimulai dengan tekanan dari kedua tim secara bergantian. Namun Persita mampu menciptakan peluang di menit ketiga. Tapi justru semenit kemudian lawan mencetak gol cepat yang bermula dari tendangan bebas. Skor berubah 0-1 untuk keunggulan Persiraja. 

Menit kedelapan, serangan kilat Alex Goncalves mampu mengecoh penjaga gawang lawan dan mampu melewatinya, tapi sayang, tendangannya belum akurat dan mengarah ke samping gawang.Tiga menit setelahnya, peluang emas tercipta untuk Persita yang diawali oleh tendangan sudut kombinasi. Sayang, sundulan Alex masih tipis melambung di atas mistar gawang.

Memasuki separuh babak pertama, penguasaan bola masih didominasi Persita. Meskipun begitu, belum ada peluang lagi yang tercipta yang bisa dikonversi menjadi gol. Kembali peluang gol tercipta di menit ke-25 saat umpan silang dari Alta Ballah gagal dieksekusi oleh Alex Goncalves.  

Jelang akhir babak pertama, pertandingan berlangsung keras. Terbukti, Persita sudah mengantungi 2 kartu kuning untuk Agung Prasetyo dan Alex Goncalves. Gol yang dinantikan akhirnya tercipta oleh sundulan Alex Goncalves di menit ke-41. Berawal dari tendangan bebas dari Bae Sin Yeong yang langsung disambut tandukan Alex dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini juga sekaligus menjadi gol perdana Alex bersama Persita di kompetisi resmi.

Skor nyaris bertambah untuk Persita saat Alta Ballah ada di depan gawang dan menyambut umpan dari Alex Goncalves. Tapi sepakan kaki kirinya masih jauh melambung dari gawang lawan. Skor pun tak berubah, tetap 1-1 hingga turun minum.

Jalannya Pertandingan Babak Kedua

Mengawali babak kedua, Persita langsung melakukan perombakan skuad. Aldi Al Achya masuk menggantikan Billy Keraf untuk menajamkan daya serang Pendekar Cisadane. Persita pun memulai babak kedua dengan percaya diri dan langsung melakukan serangan. Tapi di sisi sebaliknya, lawan pun lebih aktif melakukan tekanan di area pertahanan Persita.

Peluang baru menghampiri Persita di menit ke-55 saat Alex memberikan umpan sundulan di depan gawang ke Raphael Maitimo tapi tidak bisa dieksekusi dengan baik oleh pemain bernomor punggung 10 itu. 

Menit ke-60, Persita kembali melakukan pergantian pemain. Raphael Maitimo keluar digantikan Ade Jantra Lukmana dan Andre Agustiar masuk menggantikan Alta Ballah. Namun hingga jelang menit ke-70, belum ada peluang berarti yang terlahir dari skuad Persita. Kembali pergantian pemain pun dilakukan Persita dengan memasukkan Chandra Waskito menggantikan Alex Goncalves, sang pencetak gol.

Menit ke-73 ada peluang emas yang dilahirkan oleh umpan silang dari Ade Jantra menuju Aldi yang kembali menyilangkannya ke Kito, tapi mampu di-intercept oleh kiper lawan. Belum ada gol juga yang tercipta.

Di menit-menit akhir babak kedua, Persita masih terlihat kesulitan untuk keluar dari pertahanan lawan. Meski mendominasi penguasaan bola dan mampu menciptakan beberapa peluang, tapi gol yang diperlukan belum juga tiba.

Menit ke-86 kembali drama terjadi di depan gawang lawan. Berawal dari tendangan bebas yang dilayangkan Bae Sin Yeong, disambut sundulan Adam Mitter, namun menyentuh tiang gawang. Kito berusaha merebut rebound, namun masih melayang di atas mistar gawang. Bukan harinya Persita, hasil maksimal pun gagal diraih. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Bukan Hasil yang Diinginkan

Berstatus sebagai tuan rumah dan melawan tim yang saat ini berada di papan bawah klasemen namun tidak meraih poin penuh tentu menjadi pukulan bagi tim Persita. Tapi Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro berjanji akan melakukan evaluasi secara keseluruhan. 

“Sebelumnya saya terima kasih juga kepada pemain yang sudah bekerja keras. Memang kita sebagai tuan rumah atau home, seyogyanya kita bisa memenangkan pertandingan. Tapi inilah sepak bola, di mana kita sudah berusaha tapi hasil tidak berpihak kemenangan pada kita. Tapi apapun itu karena kompetisi masih panjang, kita terus harus mengevaluasi nanti dari tim pelatih, juga terutama pemain sendiri. Apa sih kekurangannya, apa sih yang harus kita lakukan,” ujar Widodo usai pertandingan.

 

Tapi Widodo juga menekankan, apapun evaluasi yang dilakukan, semua harus dilakukan secara bersama-sama sebagai tim. Terutama untuk memperbaiki pertahanan yang rentan dijebol lawan. “Mari, karena ini juga bersama-sama, kita akan terus memperbaiki secara keseluruhan, terutama tadi terjadinya gol. Dan bagaimana kita bisa memainkan permainan kita sebagai home,” lanjutnya.

Kata Widodo lagi, ke depannya, dengan jadwal kompetisi yang kian padat, ia akan mengandalkan conditioning dan juga memperbaiki banyak aspek lainnya seperti pola makan dan istirahat. Widodo pun akan melakukan sejumlah rotasi untuk tetap mempertahankan performa para Pendekar dan meminimalisir terjadinya cedera. Hal preventif pun harus dilakukan Widodo di pertandingan melawan Persiraja tadi dengan menggantikan Alex di tengah babak kedua.

“Memang Alex tadi sudah bicara ke saya dia sudah ada sinyal bahwa ada stretch sedikit di otot pahanya. Dan saya juga untuk protect ke dia untuk pertandingan berikutnya jadi saya ganti dia dan saya masukkan Kito,” kata Widodo.

“Tentunya selain conditioning, dari segi pola makan juga kita harus merapikan dan tentunya dari segi istirahat. Memang di sini kami juga sedikit kesulitan mungkin untuk tempat berlatih. Ya karena kita ada tapi tidak sesuai dengan kondisi ya. Lapangannya sangat keras. Tapi itu dialami juga oleh semua tim, saya pasti. Tapi kami bersyukur juga kami bisa dapat tempat latihankemarin. Yang jelas ke depan ini kami terus step by step merotasi pemain, karena kompetisinya dekat, jadi itu yang kami lakukan selama ini,” pungkasnya lagi.

Sementara itu, perwakilan pemain, Agung Prasetyo, yang juga menjabat sebagai kapten di pertandingan pekan ketujuh ini pun mengaku berat hati karena tidak bisa membawa pulang poin maksimal. Tapi ia berjanji akan memperbaiki performa bersama para Pendekar lainnya di pertandingan selanjutnya. “Yang pertama kita mengucap syukur ataas pertandingan ini. Yang jelas, kami sebagai pemain yang di sini tidak menginginkan hasil ini. Tapi situasi di lapangan berubah. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya kita bisa meraih hasil maksimal dan hal seperti ini tidak terulang kembali,” kata pemain bernomor punggung 13 ini.

Selanjutnya, di pekan kedelapan BRI LIga 1 2021/2022, Persita akan menghadapi tim Persikabo pada Jumat, 22 Oktober 2021 mendatang.


2 hari yang lalu
Feature News
Persita Jalin Kerja Sama dengan ISOPRO23

KELAPA DUA, Tangerang – Sebagai klub sepak bola profesional yang bergerak dengan dukungan dari beragam stake-holders dalam perjuangannya meraih prestasi terbaik, Persita Tangerang kembali mengumumkan kerja sama dengan salah satu produk minuman kesehatan dengan kandungan utama whey protein, Isopro23. Kerja sama Persita dan Isopro23 ini resmi akan berjalan selama satu tahun ke depan.

Isopro23 adalah minuman whey protein RTD pertama di Indonesia berperisa kranberi dengan isolate protein whey dengan rasa yang menyegarkan. Jika biasanya whey protein banyak dijual dalam bentuk bubuk, maka Isopro23 hadir dengan inovasi baru dalam bentuk cairan dengan rasa yang lebih ringan.

Produk Isopro23 dinilai cocok untuk dikonsumsi pesepak bola karena kandungan protein tinggi, zero sugar dan bisa membantu proses recovery setelah olahraga, meningkatkan performa olahraga, menjaga berat badan dan tentunya menjaga kesehatan.

Direktur Utama PT Andalan Boga Jaya selaku produsen Isopro 23, Adilla Dimitri Hardjanto menyebut pihaknya sangat antusias untuk menjalin kerja sama dengan Persita Tangerang. “Kami ingin berpartisipasi memajukan industri olahraga di Indonesia melalui sports nutrition. Di negara maju seperti Amerika, Australia atau negera negara Eropa, nutrisi atau protein sudah menjadi hal dasar dari kebutuhan para atletnya. Oleh karena itu kami memutuskan untuk men-support tim olahraga profesional di Indonesia yang sedang fokus mengembangkan performa para pemainnya, yaitu Persita,” kata Adilla.

“Kami percaya pada visi Persita membangun fondasi untuk para pemain muda Indonesia dengan cara yang holistik, termasuk kepeduliannya dengan asupan gizi atlet atau para pemain mereka,” tambahnya lagi.

Nantinya, selama masa kerja sama ini, skuad Pendekar Cisadane tentu akan mendapatkan benefit asupan produk dari Isopro23 yang akan dikonsumsi terutama di masa recovery pasca latihan atau pertandingan.

“Dengan jadwal bermain yang cukup padat, proses recovery pemain sangat penting. Oleh karena itu, dengan kandungan 23g protein dan 4.5g BCAA dalam bentuk yang praktis (ready to drink) dan rasanya yang menyegarkan, Isopro23 akan memberikan kepraktisan untuk atlet dalam proses recovery dan pembentukan massa otot, sehingga performa akan selalu meningkat,” ujar Adilla yang juga berharap kerja sama ini bisa berkontribusi positif untuk membangun kualitas atlet Indonesia secara umum.

“Semoga dengan kerja sama ini, kita semua bisa menyadari pentingnya nutrisi serta protein bagi atlet profesional. Kita juga berharap kerja sama ini bisa menjadi langkah awal kita dalam membantu membangun kualitas atlet Indonesia agar bisa bersaing negara-negara maju lainnya,” tutup Adilla.

Sementara itu, Direktur Komersial PT Persita Tangerang Raya, Evelyn Cathy, juga menyambut baik terjalinnya kerja sama antara pihaknya dan Isopro23. “Sebagai klub sepak bola profesional tentu kami memiliki tujuan serupa dengan pihak Isopro23, untuk bersama berjuang bersinergi untuk mendukung performa para Pendekar dalam hal ini tidak hanya secara fisik tapi juga holistik. Semoga dengan kerja sama ini, para Pendekar bisa merasakan manfaat yang baik untuk mendukung penampilan mereka di lapangan nantinya,” ujar Cathy.


17 hari yang lalu
Feature News

Team Selengkapnya

Official Sponsors

Info Persita

Alamat

Ruko Graha Boulevard Blok B No.20, Jalan Gading Serpong, Klp. Dua, 15810, Curug Sangereng, Kelapa Dua, Tangerang, Banten 15810, Indonesia

Info Kontak Tentang

Professional Football Club based in Tangerang Regency. Playing in Liga 2 Indonesia.

Sitemap

Sign Up For Persita Newsletter

Jangan Sampai Terlewat ! Subscribe Newsletter PERSITA dan kamu akan mendapatkan berita terbaru tentang PERSITA dan dikirim langsung ke kotak masuk kamu!